Ini Tentang Berbaik Sangka

Seorang anak kecil memegang dua buah apel di kedua tangannya. Ibunya datang mendekat, sambil tersenyum kemudian bertanya "Sayang, boleh Mama minta satu?". Si anak memandang ibunya beberapa detik, kemudian dengan cepat menggigit kedua apelnya, bergantian.

Si ibu berusaha menyembunyikan kekecewaannya, senyumnya terlanjur luntur dari wajah nya. Sampai kemudian si anak menyodorkan salah satu apel yang telah digigitnya  tadi kepada ibunya. Dengan sukacita dan senyum ceria si anak berkata : "Ini untuk Ibu, karena yang ini LEBIH  MANIS".

Hening.. 

ternyata anak ingin memberikan yg terbaik buat ibunya, makanya si anak memastikannya dengan menggigit dua apel tersebut. Tidak ada kata-kata yang terucap dari bibir ibunya, kecuali senyum dan bola matanya yang berkaca-kaca hingga tak terasa mengalir air matanya.

"JANGANLAH KITA CEPAT BERBURUK SANGKA" Siapapun Anda, seberapapun pengalaman dan pengetahuan Anda, jangan tergesa-gesa menilai seseorang, siapapun dia.

Sabarlah, tunggu respon nya, pahami maksud nya. Janganlah buru buru menghakimi, supaya kamupun tidak akan dihakimi. Berilah kesempatan kepada setiap orang untuk memberikan penjelasan deng╬▒n caranya sendiri. Tetaplah menjadi orang yang sabar dan bijaksana menilai diri orang lain.

SERINGKALI kita kurang paham dengan maksud orang karena kita melihat dengan kacamata kita. Tetapi, Jika kita belajar mau bersabar, tenang dan mencoba pahami dengan kacamata mereka semua bisa jadi indah.

Nah, yuk sahabat mulai dari sekarang kita biasakan untuk MENUNDA RESPON SEBENTAR UNTUK MENGETAHUI, BARU KEMUDIAN SIMPULKAN.