Kekuatan Memberi

Dikatakan oleh Robert T Kiyosaki: Alasan kenapa banyak orang tidak kaya adalah sangat sederhana yaitu karena mereka tidak cukup memberi.
Memberi tidak harus selalu dengan uang, tapi juga meluangkan waktu atau berbagi ilmu. Memberi juga menyehatkan. Sebuah penelitian yang melibatkan ribuan sukarelawan menyimpulkan memberi/ menolong orang lain dapat mengurangi rasa sakit, mengurangi rasa stres, meningkatkan hormon endorfin (hormon yang memberi keterangan dan rasa bahagia, juga mengurangi rasa sakit).

Prof. David McClelland (USA) menambahkan: “Melakukan sesuatu yang positif terhadap orang lain akan dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh, sebaliknya orang kikir cenderung terserang penyakit. Mengapa demikian? Karena orang kikir biasanya cinta uang, bila uangnya sedikit berkurang maka dia akan stres dan tubuhnya akan mengeluarkan hormon kortisol yang akan mengurangi kekebalan tubuh. Memberi dapat memeperpanjang umur.



Saya akan mengambil contoh dari isi video yang dibawakan oleh Pak Mardigu Wowiek, untuk membantu Anda mengetahui contoh lain dari  kekuatan memberi.
Hukum alamnya adalah "Give first than you will get"

“Kita coba ya. Coba kita lihat lemari pakaian kita saat ini. Percaya sama saya dari 10 baju yang kita punya yang sering kita pakai hanya 4 bahkan ada 1-2 dari 10 pakaian tadi sejak beli baru hanya di pakai sekali?!
Yang tersering kita pakai hanya itu-itu saja. Lalu kita coba lakukan eksperimen. Pilih baju yang paling jarang Anda pakai tadi dan berikan kepada saudara yang membutuhkan. Katakan Anda memeberikan 4 baju tinggal 6 baju tersisa di lemari pakaian Anda.


Percaya saya dalam kurang lebih 2 bulan atau tidak lebih 3 bulan ada akan ada 10 pakaian lagi di lemari Anda. Lalu ada yang menarik, ternyata dari 10 baju tadi, yang Anda pakai ya tetap 4 baju saja walau mungkin yang 4 lama tadi di pakai tetapi Anda kemungkinan kecil memakai ke 10 baju tersebut dengan adil.


Dengan kata lain, ada juga baju yang sekali dua kali saja Anda pakai, walau mungkin baju yang Anda beli baru menambah 4 tadi adalah pilihan Anda, favorite Anda.
Lalu Anda seleksi lagi, dan berikan lagi yang paling jarang di pakai 4 baju. Dan kejadian ini akan berulang lagi. Jangan Anda heran itulah sifat alami manusia dan itulah sifat alam.


Semesta tidak menyukai “kekosongan” ada cara membuat Anda memutar baju tadi dan ada manusia yang tidak punya apa-apa mendapatkan “hak” nya dengan cara manusia di buat seperti itu, sulit adil. Jadi kita “harus memberi”.


Sekarang Anda putuskan (amit-amit ya jangan sampai) ini hanya contoh. Anda terus memakai favorite 4 tadi yang sisanya secara alami akan usang. Baju Anda yang sering dipakai jadi “worn out” baju yang tidak dipakai jadi lusuh juga, dan aura citra diri Anda secara tidak sadar menjadi kumuh. Maaf loh ini saya menulis dengan cara yang sedikit lugas, ngapunten.


Tetapi Anda pasti faham maksud saya. Jangan lah menahan jadilah  selalu mengalir, berikan yang lebih. Setelah itu akan ada cara kehidupan mengisi kantong kita yang tidak seimbang tadi. Sudah mulai mengerti?



Mudah-mudahan sekarang faham dan kita kunci ilmu tadi sebagai ilmu kita unutk makmur yaitu “beri terlebih dahulu”. Jangan pernah kita berkata dengan perkataan nanti kalau saya sudah “punya” saya akan beri. Maaf alam tidak seperti itu berlakunya. Katanya dengan mengakhiri video” [Jejew]